Astaga!Hidup Gaya – Tinggal di kota besar seperti Jakarta memang rentan terkena berbagai bahan kimia entah kita sadari atau tidak. Sayangnya berbagai bahan kimia tersebut lalu mengendap manjadi toksin yang dapat merusak kesehatan kulit dan organ tubuh lainnya. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Walaupun kita tidak dapat mencegah paparan toksin 100%, namun kita dapat menghindarinya. Berikut beberapa jenis bahan kimia yang paling sering ‘kontak’ dengan kita dan menjadi toksin (racun) dalam tubuh:

  • Karbon Monoksida (CO). Biasanya terdapat pada asap kendaraan tak terawat, kerusakan pada system alat pemanas ruangan, water heater dan pengering pakaian. Menghirup karbon ini dapat menyebabkan kerusakan besar pada kulit, bahkan bisa sampai pada kematian. Tips : lakukan cek rutin kendaraan dan alat-alat pemanas.

  • Formalin. Bukan hanya sering dijadikan pengawet makanan, tetapi juga sebagai pengawet sintetik dan furnitur pada kayu lapis (bau menyengat saat baru). Dapat mengiritasi kulit dan merusak paru-paru. Tips : buka pintu/jendela untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

  • Pestisida. Zat kimia pembunuh kuman yang sekaligus mencemari buah/sayur itu sendiri, bila dikonsumsi dapat menyebabkan kanker. Tips : cuci buah/sayur sampai bersih di air yang mengalir.

  • Klorin(Cl). Penggunaan klorin terbesar adalah dry cleaning dan kolam renang. Bila terhirup atau sering kontak langsung dengan kulit, bisa menyebabkan kerusakan pada mantel asam kulit (daya tahan tubuh menurun), kanker hati serta kerusakan daya ingat. Tips : angin-anginkan busana setelah di dry clean, baru masukkan ke dalam lemari. Lapisi kulit sebelum berenang dengan lotion yang waterproof.

Nah kalau kita sudah tahu, sebaiknya segera bersihkan tubuh dari zat-zat kimia yang mengendap di tubuh ini. Caranya dengan banyak minum air putih, berhenti merokok, banyak menkonsumsi sayuran dan buah organik (non pestisida) dan memperbanyak pengeluaran keringat, misalnya dengan olah raga atau sauna. Mudah kan! Let’s make a better living…